Friday, February 11, 2011

TAWA MALAM SANG PENYAIR

Sebuah Puisi (atau sampah bagi anda? Karna sejujurnya saya tidak yakin coretan yg saya tulis sebelum tidur beberapa hari yang lalu ini adalah sebuah puisi :))


TAWA MALAM SANG PENYAIR

Senja berdarah...
Nyawa-nyawa gembira meletus bersama balon-balon ulang tahun penyair tempo hari.
Duduk memangku tangan dan lamunan yang berterbangan dalam terang bagai kunang-kunang.
Hahaha. Sang penyair tertawa dalam suka dan perutnya bergolakmenggempa di beranda pondok berderak-derak.

Februari 2011...

No comments:

Post a Comment